China Berencana Memetakan Planet Mars Dan Misi Tiawen-3
China merencanakan akan menyelesaikan peta planet Mars sebelum tahun 2028 berakhir sehingga akan membantu misi Tianwen-3 dalam pendaratan ke planet Mars yang rencananya akan diluncurkan juga di tahun 2028.
Peta Planet Mars Menggunakan AI
Diberitakan bahwa pemetaaan planet Mars akan juga mengunakan AI (Artificial Intelligence) yang digabung dengan satelit serta penemuan dari robot penjelajah Zhurong yang merupakan robot penjelajah pertama dari China di planet Mars. Ditemukan kalau kemungkinan planet Mars memiliki laut sekitar 3,5 milyar tahun yang lalu.
Robot penjelajah Zhurong mendarat di planet Mars di bulan Mei 2021 dalam misi Tiawen-1 yang diluncurkan di bulan Juli 2020. China menjadi negara kedua setelah Amerika Serikat yang berhasil mendaratkan robot penjelajah di planet Mars. Robot penjelajah Zhurong berhasil melakukan misi selama satu tahun dan menempuh jarak 1,9 kilometer.
Diharapkan dengan peta yang lebih lengkap akan dapat membantu peneliti dalam memahami bagaimana planet Mars terbentuk dan evolusi perubahan iklim dan permukaan planet Mars.
Dengan peta yang lebih lengkap akan menjadi sarana penting dalam eksplorasi luar angkasa, seperti titik pendaratan di planet Mars bisa lebih tepat dan area mana yang lebih menarik untuk diinvestigasi.
Misi Tianwen-3 Ke Planet Mars
Dalam misi Tianwen-3 yang kemungkinan diluncurkan di tahun 2028, China berencana untuk mengambil sampel sebanyak 500 gram dan membawa kembali ke planet Bumi di tahun 2031. Jika misi ini berhasil, China akan menjadi negara pertama yang berhasil membawa balik sampel planet Mars ke planet Bumi.

Misi Tianwen-3 akan terdiri dari dua peluncuran. Peluncuran pertama akan membawa robot pendarat dan robot peluncur, rencananya bagian ini akan mengambil sampel dan kemudian meluncurkan sampel tersebut ke orbit planet Mars. Sedangkan peluncuran kedua akan membawa orbiter dan modul untuk menyimpan sampel dan membawa balik ke planet Bumi.
