Ditemukan Planet Kerdil Terbaru Di Sistem Tata Surya
Para astronom telah menemukan kandidat planet kerdil terbaru di sistem tata surya, di luar orbit planet kerdil Pluto. Ia berada di sekitar 6,9 miliar kilometer dari Matahari, tersembunyi di balik orbit planet Neptunus.
Potensi Planet Kerdil Terbaru
Objek luar angkasa yang berhasil ditemukan di sekitar kawasan Sabuk Kuiper ini untuk sementara diberi nama 2026 ED138.
Temuan ini merupakan hasil deteksi oleh Observatorium Vera C. Rubin, sebuah teleskop baru yang terletak di puncak gunung setinggi 2.682 meter di Chili dan dilengkapi dengan kamera digital terbesar di dunia. Teleskop tersebut mulai beroperasi pada tahun 2025 dan mampu memetakan seluruh langit setiap tiga hari sekali.

Jika pengamatan di masa mendatang mengkonfirmasi penemuan ini, 2026 ED138 akan bergabung dengan kelompok yang saat ini terdiri dari lima planet kerdil yang telah diakui oleh Persatuan Astronomi Internasional (International Astronomical Union – IAU), yaitu: Ceres, Pluto, Haumea, Makemake, dan Eris.
Planet kerdil adalah sebuah objek luar angkasa berukuran besar dan berbentuk bulat yang tidak sepenuhnya memenuhi definisi resmi sebagai planet seutuhnya.
Kemungkinan Planet Kerdil Lainnya
Kawasan Sabuk Kuiper selain terdiri dari objek berbatu, kawasan ini juga dipenuhi oleh benda-benda es, termasuk planet kerdil Pluto. Meskipun merupakan salah satu struktur terbesar di sistem tata surya kita, hanya sedikit informasi yang diketahui mengenainya karena jaraknya yang sangat jauh dari planet Bumi.
Mendeteksi lebih banyak planet kerdil dan objek lain di wilayah ini dapat menjawab pertanyaan mendasar tentang bagian dari galaksi tempat kita berada. Dengan mengetahui berapa banyak objek seukuran planet kerdil yang ada di sistem tata surya kita, dapat membantu kita menentukan total massa yang ada di sistem tata surya bagian luar dan membantu juga pemahaman kita mengenai berbagai proses yang terjadi sepanjang sejarah sistem tata surya.
Objek 2026 ED183 menjadi bukti bahwa eksplorasi Sabuk Kuiper oleh observatorium ini dapat mengungkap lebih banyak lagi hal tak terduga yang tersembunyi di sistem tata surya kita.
