Para Astronom Menemukan Sistem Tata Surya Yang Baru Lahir
Untuk pertama kalinya, para astronom menemukan sistem tata surya yang baru lahir di sekitar bintang asing. Para astronom telah menemukan benih-benih awal planet berbatu yang terbentuk dalam gas di sekitar bintang muda mirip Matahari, memberikan gambaran berharga tentang awal mula sistem tata surya kita.
Sebuah Sistem Tata Surya Baru Lahir
Ini adalah potret “waktu nol” yang belum pernah terjadi sebelumnya, ketika dunia-dunia baru mulai terbentuk, seperti ketika dulu planet Bumi lahir di sekitar protobintang muda Matahari. Para ilmuwan yang terlibat dalam observasi ini mengatakan bahwa langkah-langkah pertama pembentukan planet sedang terjadi saat ini di sistem tata surya tersebut.

Observasi ini menawarkan gambaran unik tentang cara kerja internal sistem planet yang sedang berkembang, yang telah lama dinantikan oleh para astronom yang memikirkan bagaimana sistem planet bisa terbentuk.
Teleskop Luar Angkasa Webb milik NASA dan teleskop radio ALMA (Atacama Large Millimeter Array) yang merupakan bagian dari European Southern Observatory milik Uni Eropa yang dibangun dengan beberapa negara lain dan beroperasi di Chili bekerja sama untuk mengungkap bongkahan awal pembentukan planet di sekitar bintang muda yang diberi nama HOPS-315.
Bintang ini merupakan katai kuning (yellow dwarf) yang sedang terbentuk seperti Matahari, namun jauh lebih muda dengan usia 100.000 hingga 200.000 tahun dan berjarak sekitar 1.370 tahun cahaya. Satu tahun cahaya kurang lebih berjarak sekitar 9,65 triliun kilometer.
Pertama Kalinya Sistem Tata Surya Baru Lahir Bisa Diobservasi
Untuk pertama kalinya, para ilmuwan dapat menatap jauh ke dalam cakram gas di sekitar bintang bayi tersebut dan mendeteksi bintik-bintik padat yang mengembun, tanda-tanda awal pembentukan planet. Sebuah celah di bagian luar cakram memungkinkan mereka untuk melihat ke dalam, berkat kemiringan bintang tersebut ke arah Bumi.
Mereka mendeteksi gas silikon monoksida serta mineral silikat kristal, bahan penyusun yang diyakini sebagai material padat pertama yang terbentuk di sistem tata surya kita lebih dari 4,5 miliar tahun yang lalu. Peristiwa ini terjadi di lokasi yang sebanding dengan sabuk asteroid antara Mars dan Jupiter yang berisi sisa-sisa penyusun planet-planet sistem tata surya kita.
Untuk saat ini, mustahil untuk mengetahui berapa banyak planet yang mungkin terbentuk di sekitar bintang HOPS-315. Dengan cakram gas sebesar Matahari, bintang HOPS-315 juga mungkin bisa menghasilkan delapan planet dalam satu juta tahun atau lebih dari sekarang.
