Blue Origin Ditugaskan Untuk Mengirim Robot VIPER Ke Bulan
Sebagai bagian dari misi Artemis oleh NASA, Blue Origin diberikan tugas untuk mengirimkan sebuah robot penjelajah ke wilayah kutub selatan Bulan. Robot penjelajah VIPER (Volatiles Investigating Polar Exploration Rover) yang dibuat oleh NASA akan mencari sumber daya yang tidak stabil, seperti es, di permukaan Bulan dan mengumpulkan data ilmiah untuk mendukung eksplorasi di masa mendatang di Bulan dan Mars.
Misi Blue Origin Dan Robot VIPER Di Bulan
Blue Origin mendapatkan kontrak dari misi Artemis yang memberikan proyek ke pihak swasta melalui bagian dari program CLPS (Commercial Lunar Payload Services). Kontrak tugas ini memiliki total nilai sebesar US$ 190.000.000. Ini merupakan kontrak CLPS kedua yang dimenangkan oleh Blue Origin, sebuah perusahaan swasta di bidang luar angkasa yang didirikan oleh Jeff Bezos, pemilik dari perusahaan besar Amazon.
Misi robot penjelajah VIPER yaitu akan menjelajahi lingkungan ekstrem kutub selatan Bulan, menjelajah ke wilayah-wilayah kecil yang selalu berada dalam bayangan untuk membantu menginformasikan lokasi pendaratan di masa mendatang bagi para astronot NASA dan lebih memahami lingkungan Bulan. Sebuah informasi penting untuk menopang kehidupan manusia dalam misi yang lebih panjang.

Blue Origin direncanakan akan mengirimkan robot penjelajah VIPER ke permukaan bulan pada akhir tahun 2027, menggunakan robot pendarat Blue Moon MK1, yang sedang dalam produksi.
NASA sebelumnya membatalkan proyek VIPER di bulan Juli 2024 karena biaya yang membengkak, yang semulanya harusnya selesai dibuat di tahun 2023, tetapi kemudian membuat keputusan untuk melanjutkan lagi dan akhirnya Blue Origin terpilih dan ditugaskan untuk mendaratkan robot penjelajah VIPER ke Bulan di tahun 2027.
Tantangan Blue Origin Dan Proyek VIPER
Blue Origin akan bertanggung jawab atas keseluruhan arsitektur misi pendaratan dan akan melakukan desain, analisis, dan pengujian robot pendarat Bulan berukuran besar yang mampu mengirimkan robot penjelajah ke Bulan dengan aman. Blue Origin juga akan menangani integrasi muatan dari ujung ke ujung, perencanaan dan dukungan, serta aktivitas penurunan muatan setelah pendaratan di Bulan. Sedangkan NASA akan melakukan operasi robot penjelajah dan penelitian sains.
Dalam misi ini diharapkan dapat menunjukkan kepada kita di mana es paling mungkin ditemukan dan paling mudah diakses, sebagai sumber daya masa depan bagi manusia. Dan dengan mempelajari sumber-sumber air Bulan ini, kita juga memperoleh wawasan berharga tentang distribusi dan asal-usul sumber daya alam yang tidak stabil di seluruh tata surya, membantu kita lebih memahami proses yang telah membentuk luar angkasa dan bagaimana tata surya kita telah berevolusi.
